Tampilkan postingan dengan label TANAMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANAMAN. Tampilkan semua postingan

Sukses Pengepul Jagung Manis Talenta, 3-4 Ton per Hari


Jagung manis termasuk jenis jagung yang dikonsumsi muda atau saat kelobot hijau. Dalam kondisi ini jagung manis tidak bisa disimpan lama seperti halnya jagung pipil yang bisa dikeringkan dan disimpan lama. Jika kelobot jagung manis terlalu tua, maka rasa manis akan berkurang dan biji menjadi keriput. Salah satu jenis jagung manis yang dikenal mempunyai daya simpan baik adalah jagung manis Talenta dari Benih Pertiwi. Misalnya di pasaran Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, pedagang lebih suka menjual jagung manis Talenta. Hal ini dikarenakan kelobot jagung manis Talenta tahan segar, petani bisa menimbun selama 1-2 hari sebelum dipasarkan. Hal ini berbeda dengan jagung manis lainnya yang mempunyai kelobot hijau pucat seperti jagung tua.

Salah satu pengepul jagung manis di Dukuh Ngablak, Ds. Ngraji, Purwodadi, Grobogan, Nur Muhlisin, mengakui bahwa jagung manis Talenta mempunyai banyak keunggulan dan lebih disuka pasar. Menurutnya sebagai pedagang hanya bisa menuruti kemauan pasar, termasuk jika harga jagung manis Talenta dihargai lebih tinggi dibandingkan jagung manis lainnya.
Pedagang setempat sudah hafal betul ciri khas jagung manis Talenta, seperti warna rambut tongkol coklat pada saat menjelang panen. Berbeda dengan warna rambut tongkol jagung manis lainnya yang putih. Belum lagi tanaman Talenta yang pendek, sehingga tahan rebah dan petani bisa lebih tenang jika sewaktu-waktu ada angin kencang.

Nur Muhlisin & kemasan jagung manis Talenta siap dipasarkan (Foto: Samuel AA)
“Talenta gampang berbuah, rawatan lebih mudah, bobot memenuhi target, di petani bisa ditimbun 1-2 hari, di pasar Purwodadi, Grobogan juga cenderung ke Talenta mas.” ujar Nur Muhlisin, bapak dua anak ini.
“Klobot Talenta kuat dan pasar menghendaki chasing sempurna. Tidak mudah berubah putih, kalau putih seperti jagung layu. Warna kelobot Talenta tetap segar hijau.” jelasnya.

Pengepul jagung manis berusia 47 tahun ini sudah berbisnis jagung manis selama 11 tahun. Awal usahanya adalah ambil benih dari perusahaan yang kemudian hasil panen dari petaninya dipasarkan sendiri. Hingga saat ini omset perhari bisa mencapai 3-4 ton jagung manis untuk pasar lokal. Terkadang juga pengiriman ke luar kota seperti pasar Jakarta, saat moment tertentu seperti tahun baru.

Sebelum menanam Talenta, Nur Muhlisin menggunakan jagung manis Jambore dan kemudian sempat berganti jenis benih selain Talenta, namun ternyata kembali lagi ke Talenta karena pasar lebih memilih Talenta dibandingkan jagung manis lainnya.
Dari usaha berbinis jagung manis Talenta ini, Nur Muhlisin bisa menabung dan membeli tanah. Untuk meyakinkan petani mitra untuk menanam benih yang dibawanya, Nur Muhlisin juga mempunyai lahan khusus percobaan. Sehingga jika ada benih baru dari perusaan benih bisa dibuktikan dulu sebelum dikenalkan ke petani mitranya.

Penyebab Aplikasi Pestisida Menjadi Kurang Efektif

Tanaman Mentimun tererang virus kuning
Ibarat orang terkena kolesterol, tapi tetap mengkonsumsi jeroan meskipun sudah minum obat, apa lantas bisa sembuh? Sama halnya dengan pengendalian hama penyakit, pestisida bukanlah satu-satunya obat sebagai senjata utama dalam mengatasi masalah tanaman.
Kenyataannya saat ini petani seringkali menjadi sangat tergantung terhadap penggunaan pestisida. Jika tanaman terserang hama penyakit, asal tanaman bisa selamat, obat paling mahalpun diburu tanpa mempertimbangkan hitung-hitungan secara ekonomis.
Padahal pestisida hanyalah salah satu cara pengendalian hama penyakit, karena hal penting lainnya yang seringkali dilupakan adalah pencegahan munculnya hama penyakit. Jika terkena kolesterol hendaknya menghentikan penyebab terjadinya kolesterol yaitu stop konsumsi jeroan, baru kemudian untuk penyembuhan bisa diberikan obat-obatan.
Demikian pula, hendaknya petani juga bisa mengendalikan kondisi yang membuat hama penyakit tumbuh subur, baru kemudian pestisida sebagai langkah akhir dalam membasmi hama penyakit tersebut.
Berikut beberapa faktor yang seringkali dilupakan ketika hama penyakit merebak dan aplikasi pestisida menjadi kurang ampuh :
Kondisi tanah asam (pH rendah)
Pemupukan kimia secara berlebih tanpa diimbangi pemupukan organik bisa menyebakan tanah menjadi asam dan mengeras, hal ini menjadikan pertumbuhan tanaman kurang optimal dan rentan serangan penyakit. Padahal penyakit seperti jamur, bakteri dan virus suka dan berkembang pada lingkungan asam.
Mengembalikan kesehatan tanah sangat penting untuk menunjang kesuburan tanaman. Secara alami tanaman sehat mempunyai daya tahan terhadap penyakit lebih baik dibandingkan tanaman dengan kesuburan yang rendah. Untuk mengembalikan kesehatan tanah dapat dilakukan penambahan bahan organik dan kapur dolomit.
Pemupukan Nitrogen berlebih
Pupuk nitrogen merupakan pupuk yang cepat diserap dan cepat pula memberikan efek pada tanaman, membuat daun lebih hijau dan cepat besar. Oleh sebab itu banyak petani memberikan pupuk nitrogen dalam dosis berlebih. Harapannya adalah tanaman menjadi hijau subur, padahal justru dengan pemberian nitrogen berlebih akan menyebabkan tanaman rapuh dan rentan serangan hama penyakit.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa peningkatan dosis nitrogen dapat menyebabkan tanaman semakin rentan terhadap penyakit busuk batang, hawar pelepah, hawar daun jingga, hawar daun bakteri, dan false smut  pada padi. Oleh sebab itu, hendaknya kurangi penggunaan pupuk nitrogen jika perkembangan penyakit mulai merajalela, imbangi dengan pemupukan unsur P dan K.
Kelembaban tanaman tinggi
Kelembaban pada tanaman disebabkan oleh beberapa hal, seperti populasi tanaman terlalu padat, jarak tanam terlalu rapat atau jumlah bibit terlalu banyak per lubang tanam, hujan terus menerus dengan intensitas tinggi atau pengairan dengan penggenangan yang terlalu lama.
Jika kelembaban tanaman tidak terkontrol maka aplikasi pestisida pun menjadi kurang efektif, karena umumnya penyakit sangat suka pada kondisi kelembaban tinggi.
Untuk mengurangi kelembaban bisa dengan menggunakan jarak tanam yang sesuai (umumnya pada saat musim hujan menggunakan jarak tanam lebih lebar dibandingkan saat musim kemarau). Penggunaan jumlah bibit per lubang tanam pun perlu diperhatikan jika dinilai terlalu padat.
Untuk mengurangi kelembaban pada saat musim hujan bisa dengan membuat bedengan lebih tinggi atau membuat saluran pembuangan air, sehingga air disekitar tanaman tidak tergenang terlalu lama. Jika tanaman sudah terserang penyakit seperti bakteri dan jamur, hendaknya pengairan dihentikan sementara waktu sebelum dilakukan penyemprotan pestisida.
Kebersihan & kesehatan tanaman lingkungan sekitar
Sumber hama atau penyakit tidak hanya berasal dari lahan kita sendiri, namun seringkali muncul dari lingkungan sekitar seperti gulma atau lahan milik tetangga sekitar. Seperti penyakit kuning pada cabai, mentimun, terong dan tomat dibawa oleh vektor yang bisa terbang.
Penyakti bulai pada tanaman jagung atau penyakit kresek pada mentimun juga bisa menyebar dari spora fusarium yang terbang bersama angin. Percuma saja menyemprot lahan cabai yang terkena virus kuning, jika lahan cabai milik tetangga sebelahnya dibiarkan tanpa pengendalian serupa.

Panduan Lengkap Rahasia Memperbanyak Anakan Pada Budidaya Padi

budidaya padi
Dalam budidaya padi , cara pemupukan padi yang dilakukan nenek moyang kita selalu menggunakan pupuk organik yang merupakan pupuk padi terbaik. Pupuk padi terbaik tersebut berasal dari kotoran hewan ataupun sisa-sisa tanaman yang jatuh ke tanah yang kemudian terdekomposisi menjadi pupuk untuk padi alami/pupuk kompos yang mengandung nutrisi untuk tanaman.

Hal ini terjadi karena adanya bakteri apathogen (menguntungkan) di dalam tanah yang dapat membantu mempercepat proses penguraian.

Sehingga apabila pada tanah kandungan nutrisi untuk tanaman tinggi maka pada budidaya padi jumlah anakan akan menjadi banyak dan hasil panen akan meningkat. Sesuai slogan “Banyak anak banyak rejeki” filosofi zaman nenek moyang ini juga sangat pas apabila diterapkan pada budidaya padi.

Karena semakin banyak anakan produktif pada tanaman padi maka diharapkan akan semakin banyak bulir malai yang terbentuk dan saat panen pastinya akan diperoleh peningkatan produksi yang sangat tinggi. Untuk itu salah satu kunci sukses keberhasilan budidaya padi adalah dengan memperbanyak jumlah anakan padi.

Nah bagaimana cara dalam budidaya padi memiliki jumlah anakan pada tanaman padi menjadi banyak?




Membuat Media Yang Disukai Tanaman Padi

pupuk untuk padi
Pada lahan sawah tempat penanaman padi, buatlah lahan tersebut menjadi media yang paling disukai tanaman padi muda (bibit padi). Dengan tujuan saat pindah tanam, bibit padi tersebut tidak stress dan bisa langsung berkembang.

Tanaman padi muda menyukai media yang tekstur tanahnya gembur dan bahan organiknya tinggi serta pada tanah tersebut bebas dari koloni jamur dan bakteri pathogen.

Untuk itu semprotkan pupuk organik cair spesialis tanaman pangan sayur GDM pada tanah sebelum tanam. Agar tekstur tanah menjadi gembur karena bakteri Micrococcus roseus berperan aktif menjadikan tanah keras menjadi gembur dan subur, serta tiga bakteri golongan Bacillus (yaitu : Bacillus brevis, Bacillus mycoides dan Bacillus pumilus) dalam GDM mampu mengeluarkan enzim dan antibiotic untuk menghilangkan koloni jamur dan bakteri pathogen dalam tanah.
 produk pupuk organik cair gdm

Pupuk padi terbaik yaitu pupuk organik cair GDM yang dapat meningkatkan kualitas & produktivitas budidaya padi

Penanaman Bibit Padi 

Pada saat penanaman bibit padi, jangan tanam bibit yang sudah tua. Pilihlah bibit padi yang masih berusia muda yaitu antara 10-15 HSS (Hari Setelah Semai).

Karena bibit padi muda dapat mengurangi stagnasi (berhenti tumbuh sementara) serta potensi untuk memproduksi anakan akan lebih banyak.

Berikan Unsur Hara Dengan Kandungan Phosphor (P)

Berikan unsur hara yang mempunyai kandungan Phosphor (P) sedini mungkin (2 hari sebelum tanam). Unsur hara phospat dapat diperoleh dengan menggunakan pupuk untuk padi anorganik.

Sebenarnya pada tanah memiliki kandungan phospat yang tinggi, tapi unsur phospat yang terkandung di pupuk untuk padi anorganik maupun tanah tidak dapat terserap langsung oleh tanaman karena terikat oleh tanah.

Maka dari itu diperlukan bakteri pengurai phospat seperti bakteri Klebsiella oxytoca yang terkandung dalam pupuk untuk padi dari GDM yaitu pupuk organik organik cair spesialis padi GDM. Bakteri Klebsiella oxytoca dapat mengurai phospat yang terikat oleh tanah untuk diolah dan diberikan sebagai nutrisi untuk tanaman.

Dalam budidaya padi, unsur P membuat anakan padi memiliki akar yang sehat, lebat, kuat dan panjang.

Memberikan Unsur Nitrogen pada Fase Vegetative

Pemberian unsur Nitrogen pada fase vegetative sangat penting bagi pertumbuhan dalam budidaya padi. Unsur Nitrogen juga berperan dalam membantu pembentukan anakan padi, oleh karena itu saat proses awal terjadinya pembentukan anakan padi Unsur N ini harus tersedia dan tidak boleh terlambat.

Unsur N dapat diperoleh dari bahan sintetis seperti Urea/ZA atau sebenarnya di udara sudah terkandungan unsure N yang tinggi yaitu berkisar 78%. Akan tetapi unsur N yang ada di udara tidak dapat langsung terserap oleh tanaman tanpa bantuan bakteri.

Klebsiella oxytoca merupakan bakteri dalam POC GDM yang bekerja menambat unsur N dari udara untuk diolah dan disediakan sebagai nutrisi bagi tanaman.

Unsur N tersebut diperlukan dalam budidaya padi sejak sedini mungkin dan maksimal 5 hari setelah tanam. Tanaman padi harus sudah mendapatkan asupan unsur hara N, karena apabila terlambat maka pertumbuhan anakan padi akan berkurang atau tidak terjadi pertumbuhan anakan.

Kedalaman Saat Penanaman Bibit Padi Cukup 1-2cm.

 bibit padi


Selain cara pemupukan padi, dulur-dulur juga harus perhatikan kedalaman bibit padi
Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan jumlah anakan produktif tanaman padi. Menanam bibit padi yang terlalu dalam akan membuat usaha pembentukan anakan padi pun akan semakin besar dan susah.

Oleh karenanya untuk meringankan usaha pembentukan anakan padi maka tanamlah bibit tidak terlalu dalam dari permukaan tanah. Karena apabila padi tersebut sudah diaplikasi GDM, bakteri Pseudomonas alcaligenes akan bekerja memaksimalkan pertumbuhan akar dan meningkatkan penyerapan unsure hara makro dan mikro untuk tanaman.

Sehingga walaupun bibit ditanam tidak dalam, namun akar dapat masuk dalam ke tanah sehingga pertumbuhan padi akan lebih maksimal.

Terapkan System Intermitten Untuk Pengairan Tanaman Padi

Pengairan yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan system Intermitten (Pengairan berselang memerlukan pengaturan kapan lahan digenangi dan dikeringkan). Jaga pemberian air pada tanaman padi secara periodik diairi lalu dibiarkan sampai kering (tanahnya pecah rambut) lalu diairi lagi demikian seterusnya.

Jaga Jarak Tanam Padi

 jarak tanam padi


Jarak tanam padi dengan sistem jajar legowo dapat menghasilkan jumlah populasi tanaman paling banyak.
Pengaturan jarak tanam padi menjadi penting bagi budidaya padi karena dapat mempengaruhi penangkapan cahaya matahari untuk fotosintesis, efektivitas penyerapan hara oleh akar, kebutuhan air, sirkulasi udara, iklim mikro (suhu dan kelembaban), serta populasi gulma dan OPT.

Jarak tanam padi yang sering digunakan petani mulai dari 20 cm x 20 cm; 25 cm x 25 cm; 27,5 cm x 27,5 cm; dan 30 cm x 30 cm hingga sistem jajar legowo.

Jarak tanam padi jangan terlalu rapat, apalagi jika tanahnya subur. Walaupun anakan akan terbentuk banyak, tetapi jika jarak tanam padi terlalu rapat biasanya anakan tersebut menjadi kurang produktif. Jadi sebisa mungkin gunakan sistem tanam jajar legowo.

Cara Pemupukan Padi

Cara pemupukan padi ini terbagi dalam 2 tahap yaitu pemberian pupuk untuk padi saat budidaya padi berumur 10 HST dan memberikan tambahan pada tanah padi.

Berikan Pupuk Padi Terbaik Saat Budidaya Padi Berumur 10 HST

 cara pemupukan padi


Cara pemupukan padi dengan menggunakan pupuk organik cair GDM
Berikan pupuk organik cair spesialis tanaman pangan sayur GDM pada saat tanaman padi berumur 10 HST dan diulangi setiap 10 hari sekali. Karena bakteri yang terkandung dalam POC GDM dapat menghasilkan hormon tanaman/phytohormone (ZPT), terutama yang mengandung sitokinin dan giberelin.

Untuk itu tanaman padi yang diaplikasi pupuk GDM, tanaman padi akan terlihat jumlah anakan lebih banyak, akar lebih panjang dan lebat, serta pertumbuhan lebih maksimal. Hal ini dikarenakan POC GDM merupakan pupuk padi terbaik.

Selain Pupuk Untuk Padi, Tambahkan Juga Bahan Organik Pada Tanah

 pupuk untuk padi


Gunakan pupuk untuk padi yang baik sehingga panen padi akan maksimal
Setelah dulur-dulur melakukan cara pemupukan padi dengan menggunakan pupuk padi terbaik, dulur-dulur juga perlu menambahkan bahan organik kepada tanah.

Karena semakin tinggi bahan organik pada tanah, maka semakin cepat bakteri GDM akan berkembang biak.
Hal ini dikarenakan bahan organik merupakan nutrisi bagi bakteri. Bahan bakteri ini sangat berhubungan erat dengan kondisi kesuburan tanah dan proses penyerapan unsur hara yang akan diberikan pada tanaman.

Oleh karena itu jumlahnya sangat relatif tergantung kondisi tanah masing-masing petani.
Jadi untuk memperbanyak anakan produktif pada budidaya padi sangatlah mudah asalkan kita tahu caranya dan mau menerapkannya. Tanah yang subur, gembur dan kaya akan bahan nutrisi dan ragam bakteri akan membuat anakan padi tumbuh lebih banyak dan maksimal.

Selalu aplikasikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan Sayur dengan keunggulan 7 bakterinya yang langsung bekerja untuk menggemburkan, menyuburkan, dan memberikan Hormon (ZPT) pada tanaman sehingga anakan padi lebih banyak, sehat dan ujung-ujungnya panen yang didapatkan akan meningkat.

Semakin banyak anakan produktif semakin banyak pula bulir malai isi padi didapatkan sehingga hasil panen meningkat dan pendapatan meningkat.

Demikianlah cara budidaya padi yang dapat meningkatkan anakan padi dengan mudah.

Jurus Efektif Mencegah Bulir Padi Kosong Yang Anda Bisa Terapkan

penyakit pada padi
Cara agar bulir padi berisi semua yang terbukti efektif akan kami bahas pada panduan berikut secara detail. Pada tanaman padi terdapat tiga fase pertumbuhan yaitu fase vegetatif, fase generatif, dan fase pemasakan.

Kebutuhan air, nutrisi dan hormon pada ketiga fase tersebut bervariasi yaitu pada fase pembentukan akar, pembentukan anakan aktif, anakan maksimum, inisiasi pembentukan malai, fase bunting dan fase pembungaan.

Fase keluarnya bulir padi adalah tergolong dalam fase generatif, dimana fase generatif merupakan fase pembentukan organ reproduktif atau perkembangbiakan. Fase ini membutuhkan waktu 35 hari setelah fase vegetatif lambat terlewati, yaitu: pembentukan bakal malai (primordia), masa bunting, dan pembungaan.

Pada fase generative inilah, komponen hasil seperti jumlah malai per satuan luas dan jumlah gabah per malai terbentuk.

Ada 3 Fase Cara Agar Bulir Padi Berisi Semua

bulir padi

Fase Primordia

Cara agar bulir padi berisi semua yaitu dengan dimulai pada fase promordia, disebut juga dengan inisiasi malai, yaitu tahap dimulainya proses pembentukan malai sampai malai terbentuk sempurna. Pada tahap ini panjang malai, jumlah bulir, dan jumlah gabah yang akan diisi pada fase selanjutnya akan dibentuk.

Ketersediaan unsur hara, air dan hormon tanaman yang tidak mencukupi selama tahap ini akan menyebabkan panjang malai, jumlah bulir, dan jumlah gabah dalam satu malai yang terbentuk tidak maksimal, sekalipun varietas yang ditanam memiliki jumlah butir per malai tinggi (> 200 butir).

Sehingga air harus tersedia dan pemberian pupuk susulan serta pemberian hormone tanaman dilakukan sebelum masa primordia. Intensitas sinar matahari pada tahap ini akan mempengaruhi ukuran gabah yang terbentuk.

Fase Bunting

Setelah fase primordia, malai padi muda mengalami peningkatan ukuran dan berkembang keatas didalam pelepah daun bendera menyebabkan pelepah daun menggembung. Penggembungan pelepah daun inilah yang disebut bunting.

Fase Pembungaan

Merupakan tahap keluarnya malai padi sampai dengan terjadinya persarian. Dalam satu rumpun, diperlukan waktu 10-14 hari bagi malai untuk keluar. Lamanya periode tersebut disebabkan perbedaan laju perkembangan antar individu tanaman dalam satu rumpun.

Apabila 50% malai telah keluar, maka pertanaman dianggap sudah dalam fase pembungaan. Sehari setelah malai keluar, terjadilah pembuahan. Dalam satu malai proses pembuahan selesai dalam waktu 5 hari.

Tahap ini merupakan masakritis kedua, dimana ketersediaan air dan hormone tanaman sangat dibutuhkan untuk proses pembungaan. Air diupayakan setinggi 3-5 cm dan dibiarkan sampai tahap pengisian gabah selesai.

Mengapa Pada Tahap Premordia, Tahap Bunting dan Tahap Pembungaan Membutuhkan Unsur Hara, Air dan Hormon Tanaman ?

padi

cara agar bulir padi berisi semua dengan memberikan unsur hara, air dan hormon tanaman
Setiap tanaman pastinya sangat membutuhkan unsur hara untuk keberlangsungan hidupnya. Karena unsur hara, baik makro maupun mikro merupakan sumber nutrisi bagi tanaman tersebut.

Sedangkan air dibutuhkan tanaman untuk proses fotosintesis, pelarut unsur hara, sebagai pendorong proses respirasi, memelihara suhu tanaman dan bahan penyusun utama daripada protoplasma.

Jadi apabila tanaman kekurangan air dan unsur hara, maka pertumbuhan tanaman tersebut akan terhambat, kerdil, tidak maksimal bahkan mati. Untuk itu unsur hara dan air harus tercukupi saat masa tahap premordia, bunting dan pembungaan.

Tapi yang menarik disini adalah kebutuhan hormon tanaman yang sangat dibutuhkan pada 3 fase tersebut. Karena dengan hormon tanaman, malai padi akan keluar maksimal, bulir padi keluar sempurna (menghindari bulir padi terjepit batang), keluar lebih serempak dan lebih cepat.

Bulir padi kosong disebabkan oleh faktor pada saat fase keluarnya malai tidak maksimal sehingga masih ada bulir padi yang terjepit di batang padi saat proses pemasakan dan setelah proses pemasakan selesai bulir padi tersebut keluar dari batang padi yang akhirnya menjadi bulir hampa/kosong.

Dan apabila bulir padi hampa yang didapatkan banyak saat panen, tentunya hasil panen akan minim.

Cara Untuk Mendapatkan Hormon Tanaman

bakteri yang terdapat pada pupuk organik cair
Cara agar bulir padi berisi semua yaitu dengan mendapatkan hormon tanaman, Dulur-dulur bisa menggunakan pupuk organik cair spesialis tanaman pangan sayur.

Pupuk organik cair spesialis tanaman pangan sayur mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap yang dibutuhkan tanaman padi dan memiliki kandungan 7 bakteri menguntungkan di dalamnya. Bakteri tersebut adalah Bacillus brevis, Bacillus mycoides, Bacillus pumilus, Pseudomonas alcaligenes, Pseudomonas mallei, Klebsiella oxytoca dan Micrococcus roseus.

7 Bakteri tersebut merupakan bakteri tangguh dan pilihan yang dapat membantu mempercepat mengembalikan kesuburan tanah yang disebabkan karena penumpukan residu kimia dan logam berat dalam tanah selama bertahun-tahun akibat pemakaian pupuk kimia & pestisida kimia yang berlebihan (over dosis).

Keunggulan dari 7 bakteri GDM lainnya adalah saling bersinergi membentuk satu kekuatan yang akan membantu memaksimalkan pertumbuhan padi.

Dan bakteri-bakteri GDM juga merupakan penghasil hormon auksin, sitokinin dan gibrelin yang fungsinya sebagai pertumbuhan dan memacu memaksimalkan keluarnya bulir padi, sehingga bulir padi dapat terisi sempurna dan dapat mencegah bulir padi kosong/bulir hampa.

Baca Juga : Cara Membuat Benih Padi Tumbuh Cepat, Sehat, dan Seragam

Selain itu bakteri GDM juga dapat bertahan pada suhu 80°C, jadi walaupun di musim kemaraupun bakteri GDM akan tetap terus bekerja dan berkembang biak untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman padi.

Peran Bakteri GDM pada Tanaman Padi

cara agar bulir padi berisi semua

Dengan menggunakan pupuk organik cair spesialis tanaman pangan sayur, pertumbuhan tanaman padi menjadi sempurna
Peranan bakteri GDM bagi tanaman padi adalah sebagai penghasil phytohormone. Pengertian dari phytohormone adalah senyawa dalam tumbuhan yang berfungsi untuk memacu kegiatan pembelahan sel dan pertumbuhan jaringan, untuk pertumbuhan pada saat tanaman padi memasuki fase vegetative maupun fase generative.

Peran bakteri Pupuk Organik Cair GDM pada tanaman padi adalah untuk memacu kegiatan pembelahan sel dan pertumbuhan jaringan. Sehingga dapat mencegah bulir padi kosong.
Phytohormon yang dihasilkan oleh 7 Bakteri GDM khususnya pada saat fase generatife adalah membantu mempercepat, memaksimalkan serta menyeragamkan keluarnya bulir pada malai padi. Malai dan bulir padi akan dipaksa ditarik keluar semua dari batang sehingga tidak ada bulir padi yang terjepit dalam batang padi.

Karena apabila bulir padi dapat keluar sempurna dari batang maka semua bulir akan dapat terisi penuh mulai dari ujung sampai pangkal malai dan menghindari munculnya bulir padi hampa yang akhirnya akan menambah bobot padi saat panen sehingga panen padi akan melimpah.

Bagaimana dosis dan cara penggunaan POC GDM?

cara persemaian padi yang baik
Aplikasi POC GDM sangatlah mudah, yaitu dengan takaran 2 gelas air mineral per tangki semprotkan pada tanaman padi menjelang bunting dan pada saat padi bunting.

Setelah malai dan bulir padi telah keluar sempurna tanpa ada yang terjepit di batang pohon, fase selanjutnya adalah fase pemasakan. Fase ini merupakan fase akhir dari siklus hidup tanaman padi. Fase ini membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari mulai pengisian gabah sampai gabah matang penuh.

Pengisian gabah, Proses pengisian berlangsung kurang lebih 10 hari sejak berbunga. Pada tahap ini malai sudah terkulai dan apabila gabah dipencet akan keluar cairan berwarna putih.

Pematangan, Kurang lebih 7 hari setelah gabah berisi penuh, gabah sudah masuk tahap matang kuning yang ditandai gabah sudah menguning. Isi gabah sudah mengeras, namun masih mudah dipecah dengan kuku. Dan 7 hari kemudian, gabah sudah semakin keras dan susah untuk dipecah dengan kuku.

Baca Juga : Tips Mengatasi Serangan Hama Wereng Pada Padi
Tahap ini disebut periode matang penuh. Pada fase tersebut kebutuhan air secara berangsur-angsur mulai berkurang sampai tahap matang kuning. Pengeringan lahan diupayakan dimulai setelah proses pengisian selesai.

Pengeringan atau kekeringan yang terjadi sebelum gabah berisi penuh, menyebabkan banyak gabah hampa, dan beras mudah pecah. Sedangkan pengeringan yang terlambat memicu tanaman mudah rebah. (Suparta/Yankomduk)

Jadi apabila kebutuhan akan unsur hara terpenuhi dengan baik dan bulir padi dapat keluar sempurna maka bulir padi akan terisi secara optimal dan hasil panen pun akan maksimal. Untuk itu selalu gunakan POC GDM pada fase vegetative dan fase generative agar pertumbuhan padi maksimal dan hasil panen optimal.

Jangan biarkan ada bulir padi yang terjepit di batang padi dan jangan biarkan ada bulir padi kosong di tanaman anda.

Itulah cara agar bulir padi berisi semua,

Tips Mengatasi Serangan Hama Wereng Pada Padi

hama wereng coklat

Indonesia pertama kali mencapai swasembada beras pada tahun 1984. Pencapaian swasembada beras tersebut terancam dengan merebaknya serangan hama wereng pada tahun 1985-1986. Hingga saat ini serangan hama wereng pada padi masih terus berlangsung dengan tingkatan strain yang berbeda.

Hama wereng telah mengalami resistensi bahkan cenderung mengalami mutasi Gen. Hal ini disebabkan aplikasi pestisida yang terlalu sering dan berlebih (over dosis). Lebih parahnya lagi kadangkala jenis dan merk pestisida yang digunakan pun selalu sama (tidak pernah diganti).

Hama Wereng Pada Padi

hama wereng pada padi
Photo Wereng Coklat
Hama wereng pertama kali dilaporkan sebagai hama pada tanaman padi di Indonesia tahun 1854 oleh Stal (Mochida et al. 1977).

Hama ini mampu membentuk populasi cukup besar dalam waktu singkat dan merusak tanaman pada semua fase pertumbuhan dengan cara menghisap cairan pelepah daun dan berperan sebagai vektor virus kerdil rumput dan virus kerdil hampa (Baehaki 1989 didalam DBPT 1992).

Hama wereng sebelumnya termasuk dalam hama sekunder. Berubahnya hama wereng menjadi hama penting karena adanya penyemprotan pestisida yang tidak tepat pada awal pertumbuhan tanaman, sehingga dapat membunuh musuh alami (Syam & Wurjandari 2003).

Faktor Penyebab Berkembangnya Hawa Wereng Pada padi

Berikut adalah faktor-faktor yang menjadikan perkembangan populasi hama wereng :
  • Tersedianya padi sepanjang tahun.
  • Jarak tanam yang rapat untuk varietas padi yang memiliki anakan banyak sehingga tercipta iklim mikro yang sesuai untuk perkembangan populasinya.
  • Pemakaian varietas yang memiliki hasil yang tinggi namun rentan terhadap hama wereng.
  • Pemberian pupuk N yang berlebihan.
  • Kondisi suhu lingkungan 18-30ºC.
  • Kelembaban relatif antara 70-85%.
  • Serta penggunaan insektisida dengan tidak bijaksana yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami dan menimbulkan masalah resistensi serta resurjensi pada populasi hama wereng.

Kerusakan yang disebabkan oleh hama wereng pada padi lebih umum terjadi di daerah yang ditanam padi secara terus menerus. Pada lokasi yang pola tanamnya serempak dan waktu panen yang bersamaan dapat mencegah terjadinya kerusakan oleh hama wereng  (Dyck et al. 1979).

serangan wereng pada padi
Photo Hama Wereng Hijau
Hama wereng apabila menyerang padi, akan menyebabkan tanaman tersebut mengering pada satu lokasi secara melingkar atau disebut juga hopper burn.

Sedangkan wereng hijau dan wereng loreng adalah sebagai vector virus tungro. Dimana virus tungro ini merupakan penyebab penyakit kerdil rumput dan penyebab kerdil hampa pada tanaman padi.

Apabila wereng tersebut menyebarkan virus tungro pada saat padi dalam kondisi masa pertumbuhan maka padi akan terkena penyakit kerdil rumput.

Sedangkan apabila menyebarkan virus tungro pada saat padi sedang bunting maka padi akan terkena penyakit kerdil hampa. Akibat-akibat yang disebabkan oleh jenis wereng ini bisa menyebabkan gagal panen (puso).

Selain itu pertanaman padi dengan pemupukan nitrogen yang berlebihan akan menciptakan habitat yang disukai oleh lebih dari 200 spesies serangga pemakan tumbuhan. Salah satu serangga pemakan tumbuhan adalah hama wereng.

Hal ini juga yang menjadi salah satu penyebab status hama wereng berubah dari hama sekunder menjadi hama utama padi pada tahun 1970an (Dyck et al. 1979). Bahkan hingga saat ini serangan hama wereng pada padi masih menjadi musuh yang menakutkan bagi petani.

Cara Membasmi Hama Wereng

 budidaya padi


Dengan memberikan nutrisi yang cukup pada tanaman padi, dapat dipastikan padi tidak terserang hama wereng

Cara membasmi hama wereng secara alami yaitu dengan memberikan nutrisi yang cukup pada tanaman padi. Dengan memberikan nutrisi yang cukup dapat dipastikan bahwa tanaman padi tidak akan tersec

Agar tanaman padi tidak kelebihan unsur hara makro & mikro dan selalu tercukupi kebutuhan nutrisi, untuk itu diperlukan makhluk hidup yang bisa mengontrol jumlah kebutuhan nutrisi yang diperlukan tanaman. Makhluk hidup tersebut adalah bakteri (mikroba).

Bakteri tanah mengontrol pasokan harian nutrisi pada kondisi dingin atau panas yang ekstrim atau jika tanah tersebut terendam air, bakteri melambat, dan memperlambat pelepasan nitrogen.

Hal ini menyebabkan petani berpikir bahwa kemungkinan ada masalah kekurangan nitrogen. Namun ketika mikroba tanah mulai bergerak lagi, gejala kecukupan nitrogen akan tampak.

Menambahkan banyak sejumlah bahan organik, atau kompos pada tanah saat sebelum tanam/saat pengolahan lahan (proses pembajakan) adalah bersifat penting, karena bahan organik atau kompos dapat menambah unsure hara makro & mikro dan membuka pori-pori tanah.

Selain itu penambahan bahan organik/kompos dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia karena bahan organik atau kompos akan memberikan jumlah nitrogen yang dibutuhkan tanaman. Nitrogen yang terkandung dalam bahan organik dilepaskan secara perlahan-lahan untuk tanaman dalam jangka waktu yang panjang.

Bahan organik tersebut dapat berupa Bokashi/kompos/pupuk kandang/pupuk organik padat, dll. Unsur hara makro & mikro yang terkandung dalam bahan organik tersebut diberikan ke tanaman secara perlahan-lahan oleh bantuan bakteri.

Diperlukan bakteri tangguh dan pilihan untuk dapat memberikan nutrisi secara berkesinambungan ke tanaman.

Bagaimana Cara Mendapatkan Bakteri Tangguh dan Pilihan ?

cara membuat pupuk organik
POC GDM merupakan Pupuk Organik Cair yang di dalamnya terkandung bakteri tangguh dan pilihan yang mempunyai keunggulan dapat memberikan nutrisi ke tanaman secara perlahan-lahan sesuai kebutuhan sehingga tanaman tidak keracunan yang sering diakibatkan kelebihan unsur nitrogen.

Mikroba GDM dapat menghasilkan enzim, toksin dan antibiotik yang sangat dibutuhkan pertumbuhan tanaman serta melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Pemakaian GDM sejak awal tanam akan membuat batang padi tumbuh kuat dan kokoh, sehingga tanaman padi tidak mudah terserang hama wereng. Hal ini sangat berbeda dengan tanaman padi yang terlalu banyak mengunakan pupuk kimia terutama yang mengandung unsur nitrogen tinggi.

Dengan unsur nitrogen yang tinggi dapat membuat padi menjadi lunak/empuk dan manis, sehingga membuat hama wereng tertarik untuk bersarang dan berkembang biak disitu.

Penyemprotan Insektisida Kimia Yang Berlebihan

Penyemprotan intsektisida kimia yang berlebihan tidak efektif untuk dapat membasmi hama wereng secara keseluruhan. Namun dapat mengakibatkan resistensi, resurgensi dan kematian dari musuh alami wereng tersebut, seperti :
  • Laba-laba (Pardosa pseudoannulata, Oxyopes javanus, Tetragnatha maxillosa).
  • Kepik (Microvellia douglasi, Cyrtorhinus lividipennis, Paederus fuscipes)
  • Kumbang (Synharmonia octomaculata, Ophionea nigrofasciata, Conocephalous longipennis)
  • Capung kecil atau kinjeng dom (Agriocnemis spp.)

Pengendalian hama wereng pada padi dengan penggunaan pestisida kimia hanya boleh dilakukan apabila jumlah wereng per rumpun sudah melebihi ambang ekonomi. Untuk hama wereng ambang ekonominya yaitu 2-5 ekor per rumpun (tergantung masing-masing daerah, bila endemik bisa lebih rendah lagi).

Apabila sudah melebihi ambang ekonomi tersebut, maka harus dilakukan penyemprotan. Contohnya dengan insektisida yang bertujuan untuk menekan populasi hama wereng pada padi.

Untuk itu gunakanlah pupuk kimia terutama pupuk dengan kandungan Nitrogen (N) secara bijak dan sesuai dosis anjuran selain itu selalu gunakan Pupuk organik cair GDM.

Pupuk organik cair GDM berfungsi untuk memperkuat batang padi, nutrisi yang dibutuhkkan tanaman padi selalu tercukupi (tidak kurang & tidak berlebih) serta enzim, toksin dan antibiotik alami yang dihasilkan mikroba GDM akan memperkuat daya tahan tanaman padi dari serangan hama wereng dan virus kerdil.

Teknis aplikasi GDM adalah lakukan penyemprotan mulai dari awal persemaian padi dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki dan interval waktu 7 hari sekali. Kemudian aplikasikan lagi setelah pindah tanam saat padi umur 10, 20 & 30 HST dengan Dosis 2 gelas air mineral per tangki.

Dengan aplikasi pupuk organik cair GDM Spesialis teratur dan sesuai petunjuk teknis membuat padi sehat, batang kuat dan wereng lewat.

Cara Penyiraman Tanaman Cabe Dengan Baik

tanaman cabe
Persiapan
tanam, pengolahan tanah, persemaian dan tanam cabe yang sudah baik akan menjadi tidak ada artinya tanpa dibarengi dengan perawatan tanaman yang baik. Perawatan tanaman yang baik sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya cabe.
Perawatan tanaman cabe dimulai sesaat setelah tanam di lapangan/polybag sampai tanaman berbuah dan panen. Dalam melakukan perawatan menanam cabe meliputi penyiraman, pemupukan, perempelan tunas, pembungaan tanaman cabe dan pengendalian hama serta penyakit.
Untuk menghindari tanaman cabai dari kekeringan atau saat musim kemarau, penyiraman merupakan alternative terbaik untuk mencegah tanaman cabe dari keterlambatan pertumbuhan (kerdil).

Penyiraman tanaman ada banyak cara dan system yang dapat digunakan, tergantung kondisi lahan dan biaya investasi yang akan dikeluarkan. Yang paling sederhana petani dapat memilih cara penggenangan (leb) di lahan berpengairan tehnis atau dikocor jika lahan kering.

Sebelum membahas lebih lanjut cara penyiraman yang baik dan benar, mari kita pelajari manfaat dari penyiraman :

  • Air merupakan zat pelarut dan pengangkut unsur hara yang dibutuhkan bagi tanaman sehingga proses penyerapan dan pengangkutan zat-zat nutrisi dapat berlangsung lancar.
  • Menjaga kelembaban dan suhu tanah.
  • Air merupakan salah satu bahan fotosintesis dan membantu proses respirasi aerob bagi tanaman.
  • Air sebagai bahan pembentuk hormon (fitohormon) dan enzim bagi tanaman.
  • Menjaga tekanan turgor sel tanaman, sehingga tanaman cabe lebih kokoh dan tahan lama.
  • Mempengaruhi produktivitas dan mutu buah cabe.
  • Merupakan salah satu cara pengendalian hama tanaman.
Penyiraman yang tepat adalah sesuai kapasitas lapang, tidak berlebih dan tidak kekurangan. Penyiraman yang baik pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabe.
Baca Juga ; Pupuk Organik Cair Bersertifikat LeSOS  Indonesia
Penyiraman sebaiknya menggunakan air bersih yang bebas dari polutan dan senyawa kimia. Penyiraman  tanaman cabe dapat dilakukan 1 – 2 kali sehari tergantung musim dan tehnis budidaya. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan 1 – 2 kali sehari, pagi dan sore hari, tetapi saat musim hujan cukup 1 kali sehari pada sore hari.

Adapun frekuensi dan dosis penyiraman tanaman cabe sesuai umurnya tersaji dalam table berikut :

Umur TanamanFrekuensi PenyiramanDosis Penyiraman
1 – 20 Hari Setelah Tanam1 – 2 kali sehari½ gayung (±750 ml)
21 – 60 HST1 kali sehari1 gayung (1,5 liter)
≥ 60 HSTTentatifTentatif

Penyiraman pada tanaman cabe yang menggunakan mulsa plastic akan lebih irit frekuensi maupun dosisnya karena mulsa plastic  dapat menjaga kelembaban tanah.
tanaman cabe
Petani merasa sangat terbantu dengan adanya pupuk GDM
Untuk menghemat biaya tenaga kerja maka kegiatan penyiraman dapat dilakukan bersamaan dengan pemupukan organic cair. Gunakan pupuk organik cair yang teruji, lengkap, murah dan mudah cara aplikasinya.
Pupuk organik cair GDM mengandung unsur hara makro dan mikro serta 7 macam bakteri menguntungkan yang sudah teruji dan berijin Deptan. Aplikasi POC GDM bisa dilakukan dengan cara disemprot atau dikocor bersamaan dengan penyiraman.
Terbukti penggunaan POC GDM dapat meningkatkan hasil panen pada tanaman cabe.

PANDUAN LENGKAP CARA BUDIDAYA KENTANG

cara budidaya kentang

Cara Budidaya Kentang – Di Indonesia budidaya kentang pertama kali dilakukan pada abad ke-18 di daerah dataran tinggi Cibodas, Lembang, Pangalengan dan Tengger. Yang kemudian mulai meluas ke wilayah Sumatera tepatnya di dataran tinggi kerinci.

Sekarang mulai banyak tempat di Indonesia yang menjadi sentra budidaya kentang. Prospek usaha budidaya kentang sangat menjanjikan. Bahkan tanaman kentang merupakan tanaman yang menghasilkan keuntungan tinggi dengan mengetahui cara menanam kentang yang baik dan benar.


Agar tanaman kentang selalu tumbuh optimal dan berproduksi maksimal, berikut cara budidaya kentang :


Pengolahan Tanah

pengolahan tanahCara budidaya kentang yang pertama yaitu lakukan proses pembajakan tanah dengan kedalaman kurang lebih 30 cm. Kemudian diamkan tanah selama 2-3 hari, setelah itu lahan digaru sedalam 5 cm, lalu semprot tanah dengan BLACK BOS (tanah harus dalam keadaan basah) dan diamkan selama satu minggu.

Sedangkan untuk kondisi tanah yang gembur, pengolahan cukup dengan digaru saja, lalu semprotkan BLACK BOS pada saat lahan masih basah dan biarkan selama satu minggu.

Pemberian BLACK BOS dan pembiaran waktu sampai satu minggu bertujuan untuk memperbaiki aerasi tanah, memberikan waktu pada bakteri apathogen (bakteri menguntungkan) melakukan proses dekomposisasi pada tanah.

Sehingga sisa-sisa bahan organik (seperti : daun, jerami, batang, bangkai, dll) dapat terfermentasi sempurna menjadi kompos serta penyakit-penyakit tular tanah dapat dicegah oleh bakteri BLACK BOS sehingga tanaman tumbuh sehat dan lebih tahan dari serangan penyakit.

BLACK BOS (Bio Organic Stimulant) mampu memperbaiki tanah yang rusak dan terbukti dapat mendegradasi polutan tanah, bekas tambang dan limbah minyak.

Kondisi tanah juga harus diperhatikan tingkat kelembaban tanah dan tingkat kekeringannya. Tanaman kentang merupakan tanaman yang sensitif, keadaan tanah tidak boleh terlalu basah ataupun terlalu kering.

Banyak cara budidaya kentang yang gagal dikarenakan tidak memperhatikan kelembaban pada tanah.

Jika kondisi tanah basah, maka siapkan sistem irgasi berupa garitan yang agak ditinggikan. Namun jika kondisi tanah kering, maka lakukan penyiraman pada tanah.

Setelah lewat satu minggu tanah diratakan dan dibuat garitan. Lebar garitan umumnya 80 cm dengan ketinggian 5 cm.

Pemupukan Tanaman Kentang

Tebarkan pupuk kandang pada permukaan garitan, atau buat lubang-lubang untuk menempatkan pupuk agar dapat menghindari pupuk kentang tergerus air.

Dosis pupuk kandang untuk budidaya kentang idealnya adalah 20-50 ton per hektar dan tiap-tiap daerah berbeda tergantung pada tingkat kesuburan tanah. Selanjutnya tambahkan NPK sebanyak 350 kg per hektar.

Proses Pemilihan Bibit Kentang

Bibit kentang yang siap tanam harus melalui proses penyimpanan selama kurang lebih tiga bulan yang bertujuan untuk mengetahui bibit kentang tersebut dapat bertunas dengan baik.

Lakukan seleksi pemangkasan tunas pada umbi yang telah bertunas,. Pada tunas yang mempunyai panjang lebih dari 2 cm harus dibuang, karena pada tunas yang terlalu panjang kurang baik untuk ditumbuhkan.

Berat umbi yang baik untuk bibit kentang berkisar 30-50 gram per buah.

Proses Tanam Kentang

Sebelum umbi kentang ditanam lakukan perendaman umbi dengan POC GDM dengan dosis 1 gelas air mineral dilarutkan dalam 20 liter air selama kurang lebih 2 jam. Hal ini bertujuan mencegah penyakit tular bibit kentang dari umbi dan untuk mempercepat pertumbuhan umbi menjadi bibit kentang.

Kemudian lakukan penanaman umbi kentang dalam garitan dengan jarak tanam 20-30 cm. Setelah umbi ditanam, tutup dengan tanah sehingga membentuk guludan setinggi 10-20 cm.

Sedangkan pada bagian kiri dan kanan guludan akan membentuk parit untuk drainase.

Pemeliharaan Tanaman Kentang

Proses pemeliharaan tanaman kentang terdiri dari penyiraman, penyiangan gulma & pengguludan, pemupukan, pengendalian gulma, pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Periode budidaya kentang memerlukan tingkat kecermatan yang tinggi. Berikut adalah cara pemeliharaan tanaman kentang :

Penyiraman Tanaman Kentang 

Penyiraman tanaman khususnya tanaman kentang dilakukan sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca.

Di daerah yang lembab dan sering turun hujan, maka relatif tidak memerlukan penyiraman. Namun apabila keadaan tanah terlihat kering, maka lakukan penyiraman pada tanah. Selain itu juga harus memperhatikan kondisi tanah. jangan sampai terlalu basah apalagi sampai tergenang.

Penyiangan Gulma & Pengguludan

Penyiangan gulma dilakukan bersamaan dengan perbaikan guludan. Biasanya hal ini dilakukan setelah satu bulan penanaman. Gulma bisa dibersihkan dengan sabit atau koret, setelah gulma dibersihkan maka guludan harus diperbaiki.

Penyiangan gulma berikutnya dilakukan setelah tanaman berumur dua bulan. Setelah itu, tidak diperlukan lagi penyiangan, karena tajuk tanaman sudah rimbun sehingga gulma sulit tumbuh.

Pemupukan Tanaman Kentang

Pada budidaya kentang hal yang harus diperhatikan adalah proses pemupukan. Gunakan pupuk yang dibutuhkan tanaman kentang.

Lakukan pemupukan dari atas dan dari bawah tanaman kentang. Dari atas semprot tanaman kentang dengan POC GDM pada seluruh tanaman kentang setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki agar pertumbuhan tanaman lebih cepat, tanaman terlindungi dari serangan penyakit, umbi kentang lebih cepat keluar, lebih cepat besar dan berat maksimal.

Pemupukan dari bawah menggunakan pupuk NPK dan aplikasikan setiap 20 hari sekali dengan cara dibenamkan dalam tanah dan dengan jarak sekitar 5-10 cm dari pohon kentang.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Jenis-jenis penyakit yang biasa ditemukan dalam budidaya kentang antara lain:
  • Busuk daun (Phytophthora infestans)
  • Penyakit layu bakteri (Pseudomonas Solanacearum)
  • Bercak lunak (Altenaria Solani)
  • Penyakit layu fusarium (Fusarium Oxysporum)
  • Dan lain-lain.
Untuk antisapasi resistensi (kekebalan) penyakit pada tanaman kentang hindarkan pengendalian penyakit pada kentang dengan menggunakan perlakuan kimia untuk serangan yang masih di bawah ambang batas.

Gunakanlah agen hayati untuk pengendalianya yaitu dengan menggunakan BLACK BOS yang di semprotkan pada tanah dengan dosis 3 tutup botol per tangki setiap seminggu sekali dan semprotkan POC GDM pada tanaman yang terserang penyakit dengan dosis 2 gelas air mineral setiap 2 kali seminggu.

Pemanenan Pada Budidaya Kentang

Umur tanaman kentang sampai siap panen bergantung pada jenis varietas, tinggi lahan dan musim. Secara umum satu siklus budidaya kentang sampai umbi siap dipanen antara 80-120 hari.

Pemanenan tanaman kentang harus diperhatikan, jangan terlalu dini atau terlalu tua. Panen yang terlalu dini, membuat kualitas kentang rendah karena pembentukan karbohidrat dalam umbi masih belum optimal.

Sedangkan pemanenan yang terlalu tua meningkatkan resiko umbi kentang terserang penyakit dan rusak.

Itulah cara budidaya kentang yang telah terbukti efektif untuk meningkatkan hasil panen tanaman kentang. Selalu gunakan perpaduan BLACK BOS dan POC GDM agar tanaman kentang tumbuh optimal dan hasil panen yang maksimal

Mudahnya Budidaya Bawang Merah Hingga Panen Melimpah

bukti nyata pupuk organik cair

Budidaya bawang merah telah banyak dibudidayakan para petani dan telah menyebar di setiap provinsi di Indonesia. Tanaman bawang merah merupakan tanaman hortikultura yang sudah sejak lama di dibudidayakan oleh petani secara intensif. Komoditas unggulan pertanian ini memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi di suatu wilayah.

Meskipun saat ini banyak petani bawang merah, namun dalam proses budidayanya masih ditemui berbagai kendala terutama dari segi teknis budidaya. Oleh sebab itu budidaya bawang merah secara baik dan benar harus menjadi perhatian utama para petani bawang agar panen melimpah. Jika telah menguasai secara teknis cara menanam bawang merah, maka musim hujan pun bukan menjadi hambatan.

Bawang merah dapat tumbuh hampir di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Bahkan untuk area yang sempit, tanam bawang merah di polybag pun bisa dilakukan atau tanam bawang merah hidroponik yaitu cara menanam bawang merah dengan media utamanya air juga bisa dilakukan.

Berikut teknis budidaya bawang merah agar hasil melimpah:


1. Pemilihan benih bawang merah

Dalam budidaya bawang merah sangat penting dalam memilih benih yang berkualitas. Pilihlah benih bawang merah yang sehat dan yang dipanen tua, antara 80 – 100 hari.

Selanjutnya benih bawang merah yang baik setidaknya telah disimpan selama 2-3 bulan. Ukuran benih sekitar 1,5-2 cm dengan bentuk yang bagus, tidak cacat dan berwarna merah tua mengkilap. Kebutuhan benih bawang merah berkisar 1,4 – 2,5 ton, tergantung dari varietas, ukuran  benih serta jarak tanam yang dipakai.

2. Pengolahan tanah

Bajak lahan dengan kedalaman sekitar 20 cm. Kemudian buatlah gulutan dengan tinggi ± 50 cm, lebar ± 100 cm dan jarak antar bedeng ± 50 cm. Setelah bedengan jadi tabur pupuk kandang diatasnya sebanyak 10-20 ton per hektar dan tabur dolomite sebanyak ± 1 ton per hektar (tergantung ph tanah) lalu semprot dengan GDM Black BOS dengan dosis 1 gelas air mineral per tangki. Terakhir tutup bedengan tersebut dengna mulsa plastik.

Fungsi aplikasi Black BOS adalah untuk meningkatkan kualitas tanah, menghilangkan penyakit tular tanah (jamur & bakteri pathogen), mempercepat proses pengomposan dalam tanah, meremediasi residu kimia dan logam berat di tanah sehingga pori-pori tanah menjadi terbuka serta tanah menjadi sangat gembur dan subur.

3. Jarak tanam bawang merah

Jarak tanam bawang merah yang digunakan pada saat musim kemarau adalah 15 x 15 cm atau saat musim hujan adalah 20 x 20 cm.

4. Cara menanam bawang merah

Sebelum penanaman bibit bawang merah, sebaiknya rendam umbi bawang merah selama 15-30 menit dengan mengunakan pupuk organik cair GDM spesialis tanaman pangan sayur yang bertujuan untuk menghilangkan penyakit tular benih (Jamur & bakteri pathogen yang menginfeksi umbi), serta mempercepat pertumbuhan umbi bawang.

Hal ini dikarenakan bakteri yang terkandung dalam pupuk organik cair GDM menghasilkan antibiotik untuk menekan pertumbuhan jamur & bakteri pathogen serta menghasilkan phytohormones yang berfungsi sebagai Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) sehingga pertumbuhan bawang merah akan lebih cepat dan serempak. Kemudian tanam umbi bawang merah rata dengan tanah dan setelah 7 hari sampai 10 hari setelah tanam bibit yang normal akan tumbuh merata.

5. Pemupukan

 bukti nyata pupuk organik cair


pupuk organik cair GDM dapat merangsang pertumbuhan anakan umbi bawang menjadi banyak dan ukuran diameter umbi bawang merah akan menjadi lebih besar
Setelah bawang merah tumbuh, pada saat umur 7 hari setelah tanam (HST) semprot dengan POC GDM dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki dan ulangi setiap 1 minggu sekali. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum jam 09.00 WIB atau setelah jam 16.00 WIB. Sebelum melakukan penyemprotan cuci tangki terlebih dahulu agar terbebas dari sisa-sisa kimia (pestisida kimia) yang menempel pada tangki agar bakteri GDM tidak mati dan bisa bekerja secara maksimal untuk pertumbuhan tanaman dan peningkatan hasil panen.

Bakteri yang terkandung dalam POC GDM dapat menghasilkan phytohormone sehingga merangsang pertumbuhan anakan umbi bawang menjadi banyak dan ukuran diameter umbi bawang merah akan menjadi lebih besar. Pupuk anorganik diberikan saat tanaman bawang merah umur 10, 20 dan 35 HST.

6. Pengairan dan penyiangan

Lakukan pengairan sesuai kondisi tanah dan tanaman, serta lakukan penyiangan gulma untuk menghindari persaingan memperoleh nutrisi antara gulma dan tanaman. Lakukan penyiangan sebanyak 2-3 kali dengan melihat kondisi pertumbuhan gulma di lahan dan dilakukan sebelum aplikasi pemupukan susulan. Fungsi penyiangan juga bermanfaat untuk meminimalisir serangan hama dan penyakit tanaman.

7. Umur panen bawang merah

Bawang merah dapat dipanen umur 55-90 HST tergantung dari varietas yang ditanam, jenis tanah dan ketinggian tempat.  Tanaman bawang merah yang siap panen mempunyai cirri-ciri sebagai berikut :
  1. Umbi bawang merah sudah terbentuk sempurna.
  2. Umbi sebagian besar sudah muncul di permukaan tanah.
  3. Prosentase daun bawang yang rebah sudah mencapai 80%.
  4. Sebagaian besar daun berwarna kuning pucat.
  5. Pada pangkal daun apabila dipegang menjadi lemas atau tidak kaku.

Aplikasikan selalu GDM Black Bos (BIO Organic Stimulant) dan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan Sayur setiap tanam bawang merah agar umbi bawang banyak dan besar sehingga hasil panen meningkat

manfaat tanaman ADAS

Inilah khasiat manfaat daun adas dan buahnya bagi kesehatan tubuh Kegunaan dan khasiat daun adas bagi kesehatan sangatlah banyak. Be...