Tampilkan postingan dengan label PUPUK ORGANIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUPUK ORGANIK. Tampilkan semua postingan

Cara Menanam Semangka Yang Terbukti Meningkatkan Hasil Panen

 syarat tumbuh semangka
Cara menanam semangka ini telah kami coba dan telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen semangka. Teknik budidaya semangka ini telah diterapkan oleh mitra kami yang berada di Kab Indramayu, Jawa Barat.

Semangka mempunyai nama Latin Citrullus lanatus, masuk dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman rambat yang cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Buah semangka merupakan buah yang memiliki rasa yang segar, manis dan memiliki kandungan air cukup tinggi. Hal inilah yang membuat semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan mudah di pasar tradisional, kios buah bahkan supermarket di Indonesia.

Bagi dulur-dulur yang tertarik untuk menanam semangka, berikut akan kami berikan cara menanam semangka yang telah terbukti membuat hasil panen melimpah.

1. Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

 syarat tumbuh semangka


cara menanam semangka yang baik dengan memperhatikan syarat tumbuhnya
Cara menanam semangka yang pertama yaitu dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka. Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, dapat dipastikan tanaman semangka akan tumbuh dengan maksimal.

Berikut adalah syarat tumbuh tanaman semangka :

A. Jenis dan PH tanah

Jenis media tanah yang disenangi oleh tanaman semangka adalah tanah yang mengandung bahan organik dan unsur hara tinggi, gembur, bersih dari gulma. Serta tanaman semangka dapat terkena langsung sinar matahari tanpa ada tanaman tinggi yang menaungi.

Tanaman semangka dapat tumbuh maksimal pada pH normal yaitu 6-7. Oleh karena itu, sebaiknya dulur-dulur rutin untuk melakukan pengecekan pH tanah. Apabila pH tanah asam atau dibawah 6, maka sebaiknya segera melakukan penaburan dolomite atau kapur pertanian agar pH tanah kembali normal.

B. Ketinggian Lahan Tanam Semangka

Tanaman semangka akan tumbuh baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan kisaran antara 0 – 1000 meter di atas permukaan laut. Wilayah yang cocok untuk budidaya semangka adalah wilayah yang kering dan rendah dalam penguapan air.

C. Iklim atau Suhu

Tingkat kelembaban udara yang cocok untuk budidaya semangka adalah rendah dengan curah hujan 40-50 mm per bulan dan suhu sekitar 25°C saat siang hari.

D. Jarak tanam semangka

Menggunakan jarak tanam yang ideal akan membuat budidaya semangka menjadi optimal. Ada dua cara untuk menentukan jarak tanam semangka. Pertama, dengan cara tanam sistem tunggal yaitu menggunakan jarak tanam ideal sekitar 90-100 cm x 3 m. Kemudian yang kedua, yaitu dengan cara tanam sistem ganda yaitu menggunakan jarak tanam 90-100 cm x 6-7 m.

Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, maka dapat dipastikan bahwa budidaya semangka akan menjadi lebih optimal.

2. Persiapan Benih Semangka

 benih semangka


Setelah melengkapi syarat tumbuh tanaman semangka, langkah berikutnya dalam budidaya semangka yaitu dengan memilih benih semangka yang baik. Dalam membeli benih semangka, pastikan benih tersebut merupakan benih unggul yang terdapat sertifikat.

Dulur-dulur bisa mendapatkan benih semangka yang berkualitas dari toko pertanian terdekat. Setelah mendapatkan benih semangka yang berkualitas, jangan dulu menanam benih semangka tersebut.

Lakukan proses perendaman benih semangka terlebih dahulu dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan sebanyak 30 ml dicampur dengan 1 liter air hangat dan direndam selama 4-5 jam. Kemudian ditiriskan dan diperas dengan kain basah atau kertas koran.

Setelah 2-3 hari benih semangka akan mulai berkecambah dan siap dipindah pada media semai.

Fungsi Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan pada proses perendaman adalah untuk mempercepat perkecambahan benih dan menghilangkan penyakit tular benih. Hal ini dikarenakan bakteri yang terkandung dalam POC GDM mampu menghasilkan hormon untuk mempercepat proses perkecambahan dan mengsilkan antibiotik alami untuk menghilangkan dan melindungi dari penyakit tular benih.

Info lebih detail mengenai pupuk organik cair GDM Spesialis Buah-buahan dapat dilihat disini

3. Penyemaian Benih Semangka

 penyemaian semangka


Setelah benih semangka siap untuk disemai, maka langkah selanjutnya yaitu penyemaian benih semangka. Penyemaian benih semangka ini bertujuan agar benih dapat tumbuh secara maksimal serta dalam proses kontrol akan lebih mudah, karena penyemaian terdapat pada satu tempat.

Bahan Penyemian Benih Semangka :

  • Media tanam berupa tanah
  • Pupuk kadang (jumlah sesuai kebutuhan)

Cara Penyemian Benih Semangka :

  • Bersihkan tanah dari sampah dan hama pengganggu
  • Campurkan tanah dengan pupuk kandang (jumlah secukupnya)
  • Tanam benih semangka dalam lubang tanah sedalam 3-5cm
  • Lakukan penyiraman dengan air bersih

Pastikan langkah diatas dulur-dulur lakukan dengan benar dan baik, agar benih semangka dapat tumbuh optimal dan baik.

4. Pengolahan Lahan Tanam

 lahan semangka


Pengelolahan lahan tanam budidaya semangka
Sambil menunggu benih semangka tumbuh menjadi bibit, dulur-dulur bisa menyiapkan lahan tanam untuk budidaya semangka. Tanaman semangka membutuhkan lahan tanah yang gembur.

Agar tanah gembur, maka lakukanlah proses pengolahan lahan dengan traktor/bajak. Selanjutnya yaitu dengan membuat bedengan dan taburkan pupuk kandang/bokashi/kompos sebanyak 10-20 ton per ha.

Pupuk kandang ini berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah pada lahan yang akan ditanami semangka. Apabila pH tanah rendah/asam, maka taburkan dolomite/kapur pertanian untuk meningkatkan pH tanah hingga menjadi pH 6 – 7.

Kemudian semprotkan dengan menggunakan GDM Black Bos agar tanah selalu menjadi gembur, subur dan terbebas dari serangan penyakit tular tanah, seperti layu, busuk, bercak daun, dll. Hal ini dikarenakan GDM Black Bos memiliki bakteri yang dapat mempercepat penguraian residu dan racun-racun kimia yang ada ditanah serta dapat menghilangkan jamur ataupun bakteri tular tanah.

Informasi lebih detail mengenai produk GDM Black Bos dapat dilihat disini

5. Cara Menanam Semangka

 budidaya semangka


Tips Ahli GDM sedang mengamati cara menanam semangka yang baik
Setelah benih menjadi bibit, dan bibit tersebut telah berumur 7-10 hari. Maka bibit semangka siap untuk dipindah ke lahan tanam (bedengan). Sebelum melakukan proses pindah lahan tanam, buat lubang tanam dan lakukan penyiraman menggunakan GDM Black Bos sebanyak 1 kg yang dicampur 100 liter air dan disiramkan pada masing-masing lubang.

Proses penyiraman GDM Black Bos pada lubang tanam yaitu agar tanaman semangka dapat terbebas dari serangan penyakit tular tanah seperti layu, busuk, bercak daun, dll.

Apabila setelah proses pindah tanam ada bibit semangka yang mati, maka harus segera dilakukan penyulaman dengan menanam bibit semangka baru, maksimal 7 hari setelah proses pindah tanam. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan benih semangkat dapat seragam dan masa panen semangka bisa bersamaan.

6. Cara Pemupukan Semangka

 pemupukan semangka


Agar budidaya semangka dapat tumbuh maksimal, gunakan pupuk organik cair GDM spesialis buah-buahan
Agar pertumbuhan semangka dapat optimal, maka lakukan proses pemupukan pada tanaman semangka setiap 1 minggu sekali dengan pupuk NPK dan KNO3. Selain itu semprotkan pupuk yang disemprotkan di daun yaitu dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki agar pertumbuhan tanaman lebih cepat.

Hal ini dikarenakan POC GDM mengandung 7 bakteri menguntungkan serta mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi dan tanaman terlindungi dari serangan penyakit.

7. Pemeliharaan Dalam Budidaya Semangka

 pemeliharaan semangka


Cara menanam semangka yang menentukan hasil panen yaitu cara pemeliharaan yang benar
Cara menanam semangka yang tidak kalah penting adalah tahap pemeliharaan, karena tanaman semangka akan mendapat asupan air dan nutrisi yang cukup sehingga budidaya semangka akan tumbuh secara maksimal.

Berikut adalah cara pemeliharaan dalam budidaya semangka :

Penyiraman Tanaman Semangka

Lakukan penyiraman tanaman semangka setiap 3 hari sekali atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca ataupun lingkungan setempat. Namun pada awal pembentukan bunga sebaiknya jangan disiram, lakukan penyiraman kembali saat buah semangka mulai terbentuk.

Saat buah sudah mencapai bentuk maksimal kurangi intensitas penyiraman agar kadar gula dalam buah terjaga.

Posisi Batang Utama

Atur posisi batang utama dan ranting tanaman semangka pada bedengan, agar budidaya semangka menjadi rapi dan mudah dalam pemeliharaan.

Pemangkasan Cabang

Agar produksi buah semangka menjadi maksimal, maka lakukan pemangkasan cabang. Cabang yang dipangkas yaitu cabang utama setelah ruas ke lima.

Tunas samping yang baru tumbuh juga dipangkas, kemudian tiga cabang samping yang dipelihara. Hal ini bertujuan agar selama budidaya semangka proses penyerapan unsur hara dapat terfokus pada cabang yang dipelihara saja.

Penyiangan Gulma

Lakukan proses penyiangan gulma yang mengganggu tanaman semangka.

Buang Buah Yang Tidak Normal

Pada umunya buah semangka yang dapat tumbuh dengan baik pada tanaman semangka hanya berjumlah 2-3 buah saja.

Maka dari itu buah semangka yang tidak normal pada daun pertama sampai ke 13 harus dibuang dan buah semangka yang dipelihara hanya buah pada daun ke 14 keatas. Hal ini dilakukan agar dalam budidaya semangka dapat menghasilkan buah yang maksimal.

8. Pengendalian Hama dan Penyakit Semangka

 hama semangka


Salah satu hama yang menyerang budidaya semangka
Selalu lakukan proses pengamatan pada tanaman semangka untuk mengetahui serangan hama dan penyakit dari awal. Jika serangan hama berada diatas ambang batas ekonomi kendalikan dengan insektisida dan jika ada serangan penyakit kendalikan dengan fungisida ataupun bakterisida.

Dengan aplikasi rutin GDM Black Bos dan pupuk organik cair GDM akan memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit sehingga dapat menekan biaya pestisida.

9. Tahap Panen Semangka

 panen semangka


Cara menanam semangka dengan metode GDM dapat meningkatkan produksi semangka
Semangka dapat dipanen pada umur 60-70 HST, tergantung dari jenis dan varietasnya. Ciri-ciri buah yang siap panen adalah warna kulit buah telah memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta tangkainya dan dipanen saat cuaca cerah.

Itulah cara menanam semangka yang telah kami buktikan dapat meningkatkan hasil panen. Cara menanam semangka ini telah kami bukti di Kab Indramayu.
Salam Go Organik Indonesia.

Cara Membuat Pupuk Perangsang Bunga dan Buah


Bunga dan buah berperan penting dalam proses reproduksi tumbuhan. Reproduksi atau perkembangbiakkan tersebut dapat melalui proses generatif dan vegetatif. Bunga dan buah saling berkaitan dalam menghasilkan tanaman baru.
ads
Bunga memiliki organ reproduksi yaitu benang sari dan putik. Benang sari merupakan alat kelamin jantan. Sedangkan putik merupakan alat kelamin betina. Benang sari memiliki serbuk sari yang akan jatuh ke kepala putik saat proses penyerbukan.
Buah berasal dari putik yang memiliki bakal biji. Buah memiliki daging buah yang berfungsi sebagai sumber makanan bagi tumbuhan baru. Buah juga mengandung biji yang merupakan calon tumbuhan baru. Biji yang terdapat pada buah juga berfungsi dalam proses penyebaran tumbuhan.

Fungsi Bunga dan Buah 
Bunga dan buah memiliki fungsi lain selain untuk reproduksi tumbuhan. Bunga memiliki nilai keindahan, sehingga sering digunakan untuk hiasan atau dekorasi. Bunga memiliki nilai ekonomi misalnya untuk bunga potong, sehingga dapat diperjualbelikan. Buah pun memiliki nilai ekonomi karena dapat diperjualbelikan. Bunga dan buah juga terkadang menjadi alasan utama seseorang dalam menanam tanaman.
Kita pasti merasa senang apabila tanaman yang kita tanam memiliki bunga dan buah yang banyak dan bagus. Hal tersebut tidak terlepas dari proses budidaya yang baik dan benar. Proses budidaya meliputi penyiapan tanah, pembibitan, penanaman, pemupukan, dan pemeliharaan. Pemupukan merupakan proses yang penting. Pemupukan berfungsi untuk menyediakan nutris bagi tanaman. Tentang Jenis Pupuk Yang Mengandung Fosfor Tinggi
Cara Membuat Pupuk Perangsang Bunga dan Buah
Cara membuat pupuk perangsang bunga dan buah adalah hal yang penting diketahui bagi kita. Cara ini sebenarnya dapat dilakukan dengan praktis dengan menggunakan alat dan bahan yang biasa ditemui. Pupuk cair mudah dibuat dan memiliki banyak keunggulan dibandingkan pupuk padat. Pupuk cair menyerap langsung ke dalam tanah, sehingga tanaman dengan mudah dapat menyerap nutrisi yang terkandung di dalam pupuk cair tersebut. Ada berbagai Macam-macam Pupuk
Pupuk organik cair bisa menjadi pilihan tepat bagi kita untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Pupuk organik lebih aman bagi lingkungan dibandingkan pupuk anorganik. Petani ataupun pembudidaya tanaman saat ini banyak yang beralih ke pupuk organik.
Cara membuat pupuk  perangsang bunga dan buah dapat dilakukan dengan mudah. Menurut para ahli, unsur P dan K sangat dibutuhkan pada saat pembentukan dan pertumbuhan bunga dan buah. Jadi pupuk organik cair yang baik bagi bunga dan buah yaitu pupuk yang banyak mengandung P dan K.
Salah satu pupuk organik yang dapat kita buat sendiri yaitu pupuk organic cair STM Plus POC Nutri Bost. Cara membuat pupuk perangsang bunga dan buah menurut Rinoto dengan pembuatan STM Plus POC Nutri Bost dapat dilakukan dengan menggunakan bahan dan alat sebagai berikut:

Bahan
  1. 5 butir telur ayam kampung atau telur bebek.
Penggunaan telur ayam kampung atau telur bebek lebih disarankan dibandingkan telur ayam petelur. Telur ayam petelur umumnya sudah mendapatkan makanan yang mengandung hormon selain pakan alaminya. Telur ayam kampung memang lebih sulit dicari. Telur bebek mungkin lebih mudah didapatkan dibandingkan telur ayam kampung.
2. 5 susu kemasan atau sekitar 200 gram susu (masing-masing susu kemasan berisi 40 gram susu).
Susu murni memang lebih baik dalam hal ini, tetapi penggunaan susu kental manis dapat digunakan untuk menggantikan susu murni.
3. 5 madu kemasan atau sekitar 100 ml madu (masing-masing madu kemasan berisi 20 ml madu)
Sama halnya dengan penggunaan susu murni, penggunaan madu asli memang lebih disarankan.
4. EM4 yang sudah diperbanyak sebanyak 1 liter
Alat
  1. Sendok untuk mengaduk
  2. Mangkok atau wadah untuk mencampur bahan-bahan yang diperlukan
  3. Botol ukuran +/- 1,5 liter.  Kemudian, belajarlah Cara Menggunakan Pupuk Granul
Cara membuat pupuk perangsang bunga dan buah yaitu
  1. Pisahkan kuning telur dari putih telurnya. Pada pembuatan pupuk ini, hanya bagian kuning telur yang digunakan.
  2. Campurkan 5 kuning telur, 200 gram susu atau 5 susu kemasan, dan 100 ml madu atau 5 madu kemasan dan aduk sampai merata.
  3. Tuangkan campuran tersebut ke dalam botol berukuran 1,5 liter.
  4. Tuangkan EM4 sebanyak 1 liter ke dalam botol yang sudah berisi campuran tersebut.
  5. Kocok botol tersebut supaya campuran STM (susu, telur, dan madu) dan EM4 tercampur secara merata.
  6. Campuran tersebut lalu difermentasi selama 1 minggu.
  7. Sebaiknya botol dibuka setiap hari pada saat difermentasi untuk mengecek kandungan gas, sehingga botol tidak meledak akibat dari tekanan gas yang dihasilkan dari campuran tersebut.
  8. Jangan lupa untuk menutup kembali botol setelah pengecekan gas.
  9. Setelah seminggu masa fermentasi, pupuk ini pun sudah bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah.
Cara aplikasi pupuk
Cara pengaplikasian pupuk ini yaitu sebanyak +/- 5 cc pupuk cair organik ini dicampurkan dengan air. Ukuran tersebut bisa digunakan untuk 1 tangki semprot atau sekitar 14 liter. Pupuk ini disemprot langsung ke daun atau ke seluruh bagian tanaman.
Tidak masalah jika pupuk jatuh ke tanah atau media tanaman saat penyemprotan. Pupuk ini disemprot pada pagi hari untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Apabila pupuk ini diaplikasikan pada padi, maka bulir padi akan bernas atau berisi dan padat. Pupuk ini dapat diaplikasikan pada jenis tanaman apapun yang memiliki bunga dan buah.
Berikut adalah cara membuat pupuk perangsang bunga dan buah. Pembaca dapat mencoba membuat pupuk ini dan  mengaplikasikannya pada tanaman. Semoga dapat memberikan hasil yang sesuai dengan yang diinginkan.



Cara Membuat Pupuk Untuk Jagung

Untuk membuat hasil panen jagung melimpah Para petani setidaknya memiliki sebuah cara tersendiri untuk tujuannya tersebut, diantaranya dengan pemberian pupuk. Namun dengan menggunakan pupuk sendiri tentunya mau tak mau petani harus mengeluarkan banyak modal yang cukup besar.
ads
Cara Membuat Pupuk Untuk Jagung
Akan tetapi semuanya bisa diatasi dengan mudah, karena sejatinya pupuk yang diperlukan oleh semua jenis tanaman bisa dibuat sendiri oleh petani. Seperti halnya dalam membuat pupuk organik yang bisa digunakan untuk tanaman jagung.
Dengan maraknya jenis pupuk yang bisa digunakan untuk jenis tanaman, tentu yang terbaik adalah dengan menggunakan pupuk organik. Selain  unsur hara dalam tanah tetap terjaga, penggunaan pupuk organik mampu menekan biaya produksi tidak terlampau mahal. Akan pentingnya hal tersebut, berikut adalah beberapa cara pembuatan pupuk untuk tanaman jagung

Pembuatan Pupuk Organik

Untuk membuat pupuk jenis cair, tentunya anda harus menyediakan bahan-bahan organik untuk memulai prosesnya. namun sebelum menuju ke cara pembuatan pupuk anda harus mengetahui dulu macam jenis dari pupuk organik cair seperti berikut.
  • Pupuk Organik Cair yang pertama didapatkan dari larutan pupuk organik yang telah jadi ataupun baru setengah jadi kedalam air, pupuk yang dilarutkan tersebut bisa dari beberapa pupuk organik seperti dari jenis pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos dan juga pupuk campuran lainnya. Caranya seperti dengan mencelupkan the celup kedalam air saja.
  • Pupuk Organik Cair yang kedua didapatkan dari sebuah hasil fermentasi, dengan sebuah bantuan mikro organisme tentunya.

Cara Membuat Pupuk

Sebelum anda bersiap untuk membuat pupuk untuk tanaman, tentunya ada bahan-bahan yang harus anda siapkan seperti berikut :
  • 1 karung kotoran ayam, sapi atau kambing
  • ½ karung dedak
  • 30 kg tanaman seperti jerami, gedebung pisang atau bisa juga daun leguminosa
  • 100 gram gula merah
  • 50 ml Bioaktivator atau biasa disebut EM4
  • Air bersih
  • Tong Plastik ukuran 100 L
  • Selang aerotor transparan dengan diameter kira-kira 0,5 cm
  • Botol plastik bekas ari mineral ukuran 1 liter 
Setelah semua bahan terkumpul maka selanjutnya menuju ke cara pembuatannya sebagai berikut:
  1. Siapkan Tong plastik untuk wadah pembuatan pupuk.
  2. Lubangi tutup tong tadi seukuran dengan selang aerotor
  3. Potong bahan-bahan organik yang ada seperti dedaunan untuk dijadikan bahan baku
  4. Masukkan semua ke dalam tong dan beri air. secukupnya dengan perbandingan bahan pupuk lebih banyak sekitar 1: 2
  5. Aduk-aduk hingga merata adonan.
  6. Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan juga gula merah dengan 5 liter air
  7. Aduk larutan hingga merata.
  8. Masukan adonan EM4 kedalam tong yang berisi bahan baku tadi.
  9. Tutup tong dengan rapat.
  10. Masukan selang lewat tutup tong di lubang tadi.
  11. Beri perekat pada selang masuk sehingga tidak ada udara yang masuk
  12. Biarkan saja ujung selang yang lain masuk kedalam botol air mineral yang telah diberi air
  13. Tunggu hingga 7 sampai 10 hari.
  14. untuk mengecek tingkat kematangan, anda hanya perlu membuka penutup tong dan cium bau adonan. Jika wanginya sama seperti tape, ini artinya adonan sudah matang.
  15. Pisahkan zat cairan dengan ampasnya, hal tersebut bisa dengan cara menyaring adonannya.
  16. Masukkan lagi sebuah cairan tadi yang telah melewati penyaringan pada sebuah botol plastik ataupun juga kaca
  17. Tutup rapat kembali
  18. Pupuk organik cair siap digunakan.
Jika anda hendak menggunakannya maka haruslah dikemas baik karena pupuk bisa digunakan sampai lebih dari 6 bulan. Apalagi sebuah ampas adonan tersebut juga akan bisa digunakan dalam wujud pupuk padat, dengan proses tersebut anda bisa mendapatkan dua jenis pupuk yakni pupuk cair dan juga pupuk padat.
Sebelum anda memberikan pupuk tersebut pada tanaman jagung pastikan untuk membersihkan rumput yang ada pada tanaman jagung secara terus menerus, selanjutnya anda bisa memberikan pupuk buatan tadi pada tanaman jagung anda.
Sejatinya penggunaan pupuk cair bisa diaplikasikan secara  mudah dan juga efektif pada daun bunga dan juga batang tanaman, dan lebih efektif lagi bila diberikan pada tanaman jenis hydroponic.
Pupuk cair sendiri sangat baik sebagai perangsang pertumbuhan tanaman, apalagi pada saat fase dari vegetatif ke generatif dan tentunya cocok untuk tanaman jagung. Namun tentunya anda harus menjaga takaran dalam pemberiannya, karena bila terlalu banyak akan bisa membuat tanaman mati.
Apabila buah jagung sudah mulai tua dan batang jagung sudah mulai terlihat  mengering. Maka untuk membersihkannya anda bisa menggunakan herbisida untuk memberantasnya. Itulah cara membuat pupuk untuk jagung.
Pemanenan Jagung
Sejatinya jagung bisa untuk dipanen apabila sudah berusia 120 sampai130 hari setelah tanam, dan anda haruslah memastikan jagung tersebut benar-benar kering.
Apabila anda hendak melakukan budidaya jagung, ada baiknya harus memerhatikan kondisi persediaan air, karena tanaman jagung pasti membutuhkan air dengan skala banyak apalagi pada saat jagung mulai berbuah. Dan hal penting lainnya anda harus memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan sebuah penanaman jagung, semua bisa maksimal jika anda melakukan perawatan dengan rutin.
 

manfaat tanaman ADAS

Inilah khasiat manfaat daun adas dan buahnya bagi kesehatan tubuh Kegunaan dan khasiat daun adas bagi kesehatan sangatlah banyak. Be...